Penjualan mobil di bulan Januari 2025 menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, menantang tren positif akhir 2024.
Tren Penurunan Penjualan Mobil Awal Tahun
Di awal tahun 2025, penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dibagikan oleh PT Astra International, penjualan mobil pada bulan Januari hanya mencapai 61.849 unit. Angka ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pencapaian bulan Desember 2024 yang mencapai 79.806 unit.
Penurunan ini mencerminkan turunnya penjualan sebanyak 22,5 persen dari bulan sebelumnya, serta penurunan 11,3 persen dibandingkan Januari 2024 yang berhasil menjual 69.758 unit. Momen ini cukup mengagetkan mengingat tren positif yang sempat tercipta di akhir tahun 2024, dengan penjualan stabil di atas 70 ribu unit per bulan.
Astra Mempertahankan Dominasi
Walau kondisi pasar sedang melemah, grup Astra berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Dab berbagai merek otomotif di bawah grup ini seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks, berhasil menjual sekitar 34.531 unit selama Januari 2025, menjadikannya memegang 56 persen pangsa pasar.
“Di tengah tantangan pasar mobil nasional, pangsa pasar mobil Astra pada Januari 2025 masih bertahan di angka 56%. Hal ini mencerminkan kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada Astra,” ujar Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto. Astra berkomitmen untuk terus menyediakan layanan terbaik guna memperkuat kepercayaannya di mata konsumen.
