Krisis Bantuan Gaza: Rumah Mobil dan Alat Medis Diblokir Israel

Israel dilaporkan memblokir masuknya rumah mobil dan bantuan medis ke Jalur Gaza, Palestina, memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah ada.

Pembatasan Bantuan ke Gaza

Cairo News mengungkapkan bahwa Israel memblokir masuknya rumah mobil dan berbagai bantuan medis ke Jalur Gaza. Ramadan Al-Mutaani, koresponden di perlintasan Rafah, menyebutkan bahwa situasi di perbatasan terus memburuk dengan penurunan signifikan jumlah bantuan yang masuk dibandingkan dengan sebelumnya. Dari sekitar 250 truk yang melewati penyeberangan Kerem Shalom dan Nitzana, 20 diantaranya dihadang dan dikembalikan oleh pasukan Israel.

Ini bukan hanya angka, tetapi adalah rumah mobil dan peralatan medis penting yang benar-benar dibutuhkan warga Gaza. Kebijakan penolakan ini sudah terjadi beberapa hari belakangan, menambah kesulitan bagi penduduk yang sangat memerlukan bantuan tersebut, seperti dikutip dari laman Middle East Monitor.

Evakuasi dan Penanganan Korban

Ramadan Al-Mutaani juga melaporkan adanya evakuasi kelompok kesepuluh orang yang terluka dan sakit, dengan total 52 pasien yang dievakuasi melalui penyeberangan tersebut. Sejak awal operasi, sudah 408 orang yang meninggalkan Gaza untuk mendapatkan penanganan medis di Sinai Utara.

Para korban luka mendapatkan pertolongan pertama dan penilaian medis di penyeberangan, sebelum kemudian dipindahkan ke rumah sakit seperti Sheikh Zuweid dan Al-Arish. Beberapa kasus yang memerlukan isolasi juga ditangani sesuai prosedur medis standar, memastikan perawatan yang lebih lanjut.

Aktivitas di Perbatasan dan Ketegangan yang Terjadi

Pesawat tak berawak Israel dikabarkan beraktivitas di atas Rafah timur selama beberapa jam, mengawasi situasi di perbatasan. Di tengah upaya evakuasi ini, terdengar juga suara tembakan di daerah dekat penyeberangan di sisi Palestina.

Suasana yang tegang ini tidak hanya membuat proses evakuasi menjadi lebih sulit, tetapi juga menambah kekhawatiran akan adanya bentrokan lebih lanjut, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait sumber penembakan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top