Penjualan Mobil Ramah Lingkungan Melesat di 2024

Kemenperin mencatat penjualan mobil lingkungan semakin meningkat pesat pada tahun 2024, menandakan minat masyarakat yang terus bertumbuh.

Pertumbuhan Penjualan yang Signifikan

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta dari Kementerian Perindustrian mengungkapkan bahwa penjualan kendaraan ramah lingkungan menunjukkan peningkatan yang positif di 2024. “Market share penjualan domestik jenis xEV (Hybrid, PHEV dan BEV) naik sebesar 60 persen dari tahun sebelumnya,” kata Setia Diarta di Jakarta, Rabu.

Data Industri Otomotif 2024

Sepanjang tahun 2024, industri KBM roda dua dan tiga memproduksi 6,9 juta unit dengan penjualan domestik mencapai 6,3 juta unit. Untuk segmen roda empat, produksi mencapai 1,2 juta unit dengan penjualan domestik 865 ribu unit. Ini menunjukkan minat dan kesadaran masyarakat terhadap kendaraan energi terbarukan semakin tinggi.

Kebijakan Pendukung dari Pemerintah

Untuk merangsang pertumbuhan industri otomotif ramah lingkungan, Kementerian Perindustrian bersama pemerintah memberikan sejumlah fasilitas dan kebijakan. Mereka menawarkan fasilitas Bea Masuk dan PPnBM DTP bagi perusahaan yang membangun atau mengembangkan fasilitas produksi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Selain itu, terdapat kebijakan PPN DTP sesuai capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk kendaraan lokal.

Ada juga insentif PPnBM tertentu untuk mobil ramah lingkungan dalam program LCEV seperti LCGC/KBH2, Hybrid, BEV, dan mesin fleksibel bioetanol. Kendaraan jenis hybrid yang terlibat dalam program LCEV mendapatkan tambahan PPnBM DTP sebesar 3 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top