Perbedaan Menarik Mazda CX-60 dan CX-80 di Indonesia

Mazda baru-baru ini meluncurkan SUV baru, Mazda CX-80, di Indonesia, memperkaya lini SUV-nya setelah sebelumnya menghadirkan Mazda CX-60.

Pengenalan Mazda CX-80 di Indonesia

Mazda melalui PT Eurokars Motor Indonesia merilis Mazda CX-80, sebuah SUV besar yang sekelas dengan BMW X5 dan Mercedes Benz GLE. Langkah ini melengkapi peluncuran sebelumnya dari Mazda CX-60 yang berukuran lebih kecil. Pada dasarnya, kedua model tersebut dibangun di atas platform yang sama namun memiliki perbedaan penting yang membuat keduanya menarik untuk dibandingkan.

Desain dan Dimensi yang Membedakan

Meski dari tampilan depan dan belakang kedua mobil ini terlihat identik dengan filosofi Kodo Design, perbedaan menjadi jelas ketika melihat bagian samping. Perbedaan panjang bodi dan jumlah baris jok menghasilkan garis kaca samping belakang yang berbeda. CX-60 hadir dengan panjang 4,74 meter dan dapat menampung lima orang dengan dua baris kursi. Sementara itu, CX-80 lebih besar dengan panjang hampir lima meter dan dapat menampung enam orang dengan tiga baris kursi dalam konfigurasi captain seat.

Rincian dimensi lebih lanjut menunjukkan CX-80 memiliki panjang 4,99 meter, lebarnya 1,89 meter, serta tinggi 1,713 meter dengan jarak sumbu roda 3,12 meter. Hal ini membuat CX-80 terasa lebih lapang dibanding CX-60 yang memiliki jarak sumbu roda hanya 2,87 meter.

Performa Mesin dan Teknologi Hybrid

Mazda CX-60 hadir dengan pilihan mesin bensin turbo 3.300cc berteknologi e-Skyactiv-G dan mesin bensin naturally aspirated 2.500cc Skyactiv-G. Sistem mild hybrid pada CX-60 memberikan tenaga tambahan pada putaran rendah, meskipun kapasitas baterainya kecil, hanya 0,33 kWh.

Sebaliknya, Mazda CX-80 diperkenalkan hanya dengan satu varian mesin bensin 2.500cc plug-in hybrid berteknologi e-Skyactiv PHEV. Kombinasi mesin bakar dan motor listriknya menghasilkan tenaga optimal 323 DK dengan torsi 500 Nm, yang memungkinkan CX-80 melaju sejauh 60 kilometer dalam mode listrik penuh. Teknologi plug-in hybrid ini menuntut pengguna untuk melakukan pengecasan namun memberikan keuntungan berupa penghematan bahan bakar yang signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top